Kuinjakan kakiku di atas bintang-bintang.
Setelah ku dapat mengajak awan,
untuk mengantarku ke sana.
Aku berjalan-jalan ditemani pelangi,
untuk menemui bidadari,
belum turun ke bumi,
yang berkali-kali kumimpi.
Banyak bidadari berlatih menari.
Salah satunya mengajakku untuk mendampingi.
Wow! Inilah bidadari yang bertemu di mimpi.
Kini telah bertemu tanpa repot mencari.
Usai menari Dia mengajakku pergi.
menikmati apa yang terjadi di mimpi.
Wow! Begitu indah sekali.
Puas hati Aku bersama turun ke bumi.
BERJALAN-JALAN DI ATAS BINTANG
ONLY ONE NAME
Just only one name that I always longing.
The face never lost.
in my eyelid along the day and night.
In the day I want to chatting with You.
In the night, I want sleep with You.
I always dream it.
Let's plane!
To where We'll take a trip.
To enjoy the nice day.
Let's choose!
Which hotel We'll spend.
To enjoy the beautifull night.
The day and night
are belong to Us.
WARNA CINTA
Dari bening,
Cinta itu tumbuh di hati.
Lalu menjadi putih bersih,
Di saat dua insan mulai jatuh cinta.
Di saat dua insan itu,
dapat memadu cintanya dengan indah,
dan saling membahagiakan,
disitulah warna cinta
berubah menjadi merah delima.
Sangat manis dan menggembirakan.
Namun di saat cinta bertepuk sebelah tangan,
atau saat terbentuk cinta segita.
atau juga saat cinta tak mendapat restu orangtua.
Disitulah cinta,
berubah menjadi abu-abu.
Getir kalau dirasakan,
Disamping juga menggelisahkan.
PERKAWINAN PERAK
Perjalanan Kita telah jauh, Sayang!
Jalan yang Kita lalui,
pun penuh dengan lika - liku.
Pernah sih,
Kita temui tanjakan yang amat terjal.
Kau sendiri tidak mampu menaaikinya.
Aku harus membantumu.
Kau pegang tanganku,
yang sudah berda di atas terlebih dahulu.
Kau Aku tarik.
Kau sendiri mengangkat dirimu.
Kau berhasil.
Kita telah berada di atas bersama.
Namun di saat Kita menemui jurang,
begitu mudah Kita jatuh ke dalamnya.
Dan dengan susah payah,
untunglah Kita telah berada di atas kembali.
Yang kubanggakan.
Dari lika-liku hidup,
yang pernah Kita rasakan,
ternyata Kau tetap cantik.
Secantik,
saat Kita pertama bertemu dulu
MASIH SUKA MERINDUKANMU
Jujur kukatakan kepadamu.
Perasaan hatiku, saat ini.
Kalau Aku masih suka merindukanmu.
Kalau Aku masih suka memimpikanmu.
Dan hati kecil ini berkata,
Aku masih mencintaimu.
Walau kusadar.
Kau bukan milikku lagi.
Namun lewat tulisan ini,
kuungkapkan perasaan hati ini.
Semoga Kau akan tahu,
gejolak hati ini.
Namun Aku juga tahu,
Kalau Kau kini dalam posisi sendiri
NYATE KELINCI BERSAMA BULE
Pagi hari setelah pulang ngaji.
Bersih-bersih dan kasih makan kelinci.
Bule lewat baru keliling kampung.
Hello Good morning Sir!
Hello good morning too.
Do You speak English?
Yes. I speak English.
Ngobrol bersama tentang kelinci.
Dari berdiri hingga duduk dan minum kopi.
Katanya jalan pagi cari pengalaman dan inspirasi.
Aku bercerita kelinciku untuk dijual.
Ada yang dijual hidup, tapi ada yang dijual bentuk sate.
"Wow! I like it" komentarnya.
Dia mau membeli mahal.
amun Kita membuat sate bareng-bareng. Pintanya.
"It's Ok." Aku setuju.
Nyate kelinci bersama bule.
BIDADARI MANDI
Saat menunggu mega datang.
Di depan mata, mawar merah berkembang.
Menghiasi siapa saja duduk memandang.
Bergerak bola mata ke angkasa.
Cerah langit membiru, bertabur bidadari.
Semua menari.
Berhiaskan selendang warna warni.
Tidak jauh melangkah
Danau luas berisikan air membiru.
Memunculkan riak gelombang mengalun,
Pelahan, tiada henti susul menyussul.
Seirama bidadari menari.
Usai menari bidadari turun,
untuk bermandikan biru air danau.
Dilepaskannya baju yang mereka kenakan,
satu persatu, lalu mandi












